Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang
Selamat Datang Di Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Jl. Presiden KH. Abdurrahman Wahid No 132 Kab. Jombang / Website : http://blhjombang.ppejawa.com

Serah Terima Izin Lingkungan Bagi Kegiatan Lingkungan Industri Kecil (LIK) Daur Ulang Slang Aluminium

15 Oktober 2014 - 08:25:27 - Hits : 1477 - Posted by singgih

Serah Terima Izin Lingkungan Bagi Kegiatan  Lingkungan Industri Kecil (LIK) Daur Ulang Slang Aluminium

 

 LIPUTAN ACARA

SERAH TERIMA IZIN LINGKUNGAN BAGI KEGIATAN

LINGKUNGAN INDUSTRI KECIL (LIK) DAUR ULANG SLAG ALUMINIUM

DI KECAMATAN SUMOBITO DAN KESAMBEN

 

Sebuah langkah maju telah coba diambil oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupatan Jombang, dalam upaya pengelolaan lingkungan dan pemenuhan legalitas hukum atas suatu kegiatan / usaha yang berdampak besar dan penting terhadap lingkungan. Bertempat di Ruang Suro Adiningrat – Sekretariat Kabupaten Jombang, hari Selasa, 23 September 2014telah berlangsung acara penandatanganan berita acara dan serah terima bantuan fasilitasi Dokumen Amdal Kawasan dan Izin Lingkungan bagi kegiatan daur ulang slag aluminium di Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Kesamben.

Dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati , Plt.Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang , jajaran Muspika Kecamatan Sumobito dan Kesamben, SKPD terkait : BLH , BPP, PU Cipta Karya, Dinas Kesehatan, Disperindag Pasar, dan 136 pengusaha daur ulang aluminium yang tergabung dalam Assosiasi Pengusaha Aluminium Jombang ( ASPALINDO ) menyaksikan secara bersama-sama penandatanganan berita acara dan penyarahan  bantuan fasilitasi Dokumen Amdal Kawasan dan Izin Lingkungan tersebut.


Dalam laporan dan sekaligus sambutan dari Kepala Badan Lingkungan Hidup kabupaten Jombang – Sukar,SH,M.Si menyampaikan bahwa di Kabupaten Jombang khususnya di Kecamatan Sumobito dan Kesamben telah banyak berkembang usaha rakyat yang sebagian besar adalah usaha kecil yang memanfaatkan slag aluminium sebagai bahan baku, untuk di daur ulang menjadi batangan/lempengan aluminium yang bernilai ekonomis.Namun berdasarkan jenis bahan baku yang digunakan, maka aktivitas kegiatan / usaha masyarakat tersebut masuk dalam kategori kegiatan Pemanfaat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun   ( LB3 ) sehingga harus dilengkapi dengan dokumen Amdal, sebagaimana diatur PP no.18/ 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun pasal 43 (1) dan pasal 46 (2). Dalam UU No.32/2009 tentang perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup , pasal 22 disebutkan pula , bahwa Setiap usaha dan/atau kegiatan yang  berdampak penting terhadap lingkungan hidup wajib memiliki Amdal.


Dengan pertimbangan kesesuaian Tata Ruang Daerah dan kondisi kegiatan / usaha masyarakat yang terpusat di dua Kecamatan tersebut, maka disusunlah Amdal Kawasan.Disebut sebagai Lingkungan Industri Kecil (LIK) karena sebagian besar kegiatan/usaha  tersebut merupakan kegiatan rumahan / home industri dan berdasarkan RTRW Kab. Jombang dibatasi pada 2 wilayah Kecamatan tersebut.

Melalui APBD Kab. Jombang tahun anggaran 2013, BLH Jombang telah menyelesaikan kegiatan Penyusunan Amdal KawasanLIK ( Lingkungan Industri Kecil ) Daur Ulang Slag Aluminium di Kecamatan Sumobito dan Kecamatan Kesamben, hal ini dilakukansebagai pelaksanaanamanat UU 32 / 2009 pasal 32, dimana :

·     Pemerintah Daerah wajib membantu penyusunan amdal bagi usaha dan / atau kegiatan golongan ekonomi lemah yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup.

·      Bantuan penyusunan amdal yang dimaksud adalah berupa fasilitasi biaya, dan / atau penyusunan amdal.

Adapun maksud dan tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah :

Dengan izin lingkungan yang telah ada ini maka diharapkan masyarakat dapat melakukan aktivitas usaha secara legal dan berketetapan hukum.Izin lingkungan tersebut dapat digunakan bersama-sama oleh masyarakat  pelaku usaha, sebagai perizinan dasar untuk proses pengurusan kelengkapan perizinan kegiatan/ usaha yang lainnya.

Dokumen Amdal dan semua kewajiban yang tersebut dalam Izin lingkungan adalah sebagai panduan komitmen para pelaku usaha di Lingkungan Industri Kecil Kec. Sumobito dan Kesamben, untuk melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan guna menanggulangi dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas kegiatan / usaha daur ulang aluminium.

Terkait pelimpahan Ka. BLH Jombang menyampaikan pula bahwa izin lingkungaan adalah merupakan bagian penting dari kegiatan ini, mengingat produk Izin Lingkungan yang diterbitkan dari Unit Pelayanan Perizinan Terpadu Prop. Jawa Timur, masih atas nama Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang selaku pemrakarsa kegiatan.

Maka selanjutnya diperlukan proses pelimpahan atas Dokumen Amdal dan Izin Lingkungan tersebut kepada pelaksana kegiatan, yang dalam hal ini diberikan kepada Assosiasi Pengusaha Aluminium (Aspalindo) dengan 136 pengusaha sebagaimana tercantum dalam dokumen Amdal, untuk dapat dipergunakan dalam mengurus kelengkapan perizinan usaha selanjutnya.

Dengan terbitnya Izin Lingkungan dari Amdal Kawasan LIK, yang dapat digunakan secara kolektif oleh 136 pengusaha, maka berdasarkan PP 27/2012 pasal 13 (2) huruf a , setiap pelaku usaha selanjutnya wajib melengkapi diri dengan dokumen UKL-UPL berdasarkan dokumen RKL-RPL Amdal Kawasan. Adapun pemeriksaan dan penilaian UKL-UPL tersebut masih menjadi kewenangan dari BLH Propinsi Jawa Timur. Untuk itu dapat disarankan, kegiatan ini dapatnya dilakukan secara bersama-sama atau kolektif.

Selanjutnya Izin lingkungan ini sangat penting dan berguna bagi para pelaku usaha , karena berdasarkan pasal 40 dalam UU 32/2009 disebutkan , bahwa :

  •        Izin lingkungan merupakan persyaratan untuk memperoleh izin usaha  dan/atau kegiatan.
  •        Dalam hal izin lingkungan dicabut, izin usaha dan /atau kegiatan dibatalkan.
  •      Dalam hal usaha dan/atau kegiatan mengalami perubahan, penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan wajib memperbarui izin lingkungan.

 

Berdasarkan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang saat ini berlaku, maka para palaku kegiatan / usaha khususnya para pelaku usaha pemanfaatan LB3 untuk dapat mematuhi dan melaksanakan segala ketentuan dan aturan perizinan yang wajib dilengkapi. Karena dalam UU 32/2009 telah jelas disebutkan ketentuan sanksi baik pidana maupun perdata, sebagimana diatur dalam pasal 109, yaitu :

Setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyakRp. 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Maka melalui amanat UU 32/2009 inilah aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian dapat langsung melakukan tindakan penegakan hukum, terkait pelanggaran hal tersebut. Adapun pemerintah daerah berdasarkan pasal 76 UU.32/2009 akan melakukan penertiban dan dapat memberikan sanksi administratif hingga pembekuan dan pencabutan izin lingkungan, yang tentu akan berakibat pada penutupan / penghentian aktivitas kegiatan / usaha.

Adapun hasil arahan dalam Sidang Komisi Amdal Propinsi Jawa Timur yang telah melakukan penilaian atas Dokumen Amdal LIK Daur Ulang Slag Aluminium Di Kecamatan Sumobito Dan Kesamben, yang diikuti oleh Ka. BLH Jombang, perwakilan SKPD terkait, Perwakilan pengusaha / masyarakat dan Tim Teknis Komisi Penilai Amdal Propinsi Jawa Timur, telah diberikan arahan terkait hal-hal penting yang harus segera ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Jombang dan Pengelolan kawasan dalam hal ini adalah para pelaku usaha yang tergabung dalam Assosiasi Pengusaha Aluminium – Aspalindo, antara lain adalah sebagai berikut;

 

  1. Perlu adanya penataan kawasan untuk lokasi kegiatan usaha yang saat ini, sebagian besar masih menjadi satu dengan lingkungan pemukiman penduduk. Untuk ini pemerintah Kabupaten Jombang dan pengelola kawasan, menguapayakan penataan kawasan dengan membuat Master Plan dan DED ( Detail Enginering Desain ) Kawasan Lingkungan Industri Kecil Daur Ulang Slag Aluminium Sumobito dan Kesamben.
  2.  Dengan pertimbangan daya dukung dan daya tampung lingkungan, serta potensi dampak akumutatif yang dapat ditimbulkan dari aktivitas usaha terhadap kesehatan dan lingkungan, maka diperlukan kebijakan pengendalian / pembatasan atas kegiatan daur ulang aluminium. Saat ini telah ada 136 pengusaha yang berada di Kecamatan Sumobito dan Kesamben, dan diharapkan jumlah pengusaha tidak akan bertambah lagi, yang perlu dikendalikan melalui Tinjauan Evaluasi atas RTRW Kabupaten Jombang.
    •         Membuat Kajian Analisis Resiko Lingkungan untuk memantau dan mengukur Daya Dukung dan Daya Tampung                     Lingkungan, dari aktivitas kegiatan / usaha daur ulang slag aluminium di kec.Sumobito dan kec.Kesamben.
    •        Membuat Kajian Analisis Resiko Kesehatan, untuk memantau dampak akumulatif terhadap kesehatan di wilayah tersebut,    yang harus terpantau secara periodik.

     

Pada bagian akhir dari sambutannya,  Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, mengharapkan kerjasama yang baik dari Aspalindo dan seluruh pengusaha aluminium, untuk dapat melaksanakan ketentuan dan kewajiban yang tercantun dalamIzin Lingkungan dan Dokumen Amdal tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bupati Jombang Drs. Ec. Nyono Suharli Wihandoko , yang hadir dalam acara tersebut juga memberikan respon positif atas upaya yang telah dilakukan oleh BLH Jombang dalam memfasilitasi masyarakat guna melengkapi legalitas usaha tersebut. Dalam  arahannya  kepada seluruh pengusaha yang hadir, Bupati Jombang meminta kepada seluruh pelaku usaha daur ulang slag aluminium untuk senantiasa patuh dan memenuhi segala kewajiban yang harus dipenuhi sehingga kegiatan / usaha yang mereka jalankan dapat menjadi bagian dari upaya untuk kesejahteraan masyarakat Jombang pada umumnya.

 

Dwi Ariyani, SSi

Kasubid Tata Lingkungan dan Pengkajian dampak Lingkungan

Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang

Tags :

Info Terkait :


Tinggalkan Komentar

136 + 7 =


  • Copyright © 2012 Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang
    Jl. Merdeka 132 Jombang
    Phone. 0321-861146 Fax. 0321-863500
    publikasi@blhjombang.ppejawa.com | blh_jombang@yahoo.com